Tuesday, November 21, 2017
   
Text Size

Program Studi Pendidikan Agama Islam

FITK Online -Secara khusus, jurusan PAI bertujuan menghasilkan sarjana yang ahli di bidang pendidikan dan pengajaran agama Islam, yang menguasai materi dan metodologinya. Jurusan ini menyiapkan sarjana bidang keguruan agama Islam yang profesional untuk mengajar pada jenjang Madrasah Aliyah dan yang sederajat.

Mata Kuliah Keahlian yang diberikan di jurusan ini meliputi: Ilmu Pendidikan, Sejarah Pendidikan Islam, Qawa’id Fiqhiyah, Metode Pendidikan Islam, Keterampilan Profesi, Psikologi, Perencanaan Sistem Pendidikan Islam, Pengembangan Kurikulum, Materi Pendidikan Agama Islam, Statistik, Sistem Evaluasi Pendidikan, Masa'il Fiqhiyah, Strategi Belajar Mengajar, Media Pengajaran, Manajemen Perpustakaan, Filsafat Pendidikan Islam, Qira'atul Kutub, Hadits dan Tafsir.

Visi, misi, tujuan, dan sasaran Jurusan PAI merupakan penjabaran lebih lanjut dari visi, misi, tujuan dan sasaran Universitas dan Fakultas. Visi UIN Syarif Hidaytullah Jakarta adalah “Berdaya saing tinggi dan terdepan dalam mengembangkan dan mengintegrasikan aspek keislaman, keilmuan, kemanusiaan, dan keindonesiaan”, sementara visi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan adalah “Menjadikan FITK sebagai LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) yang unggul, kompetitif, profesional dengan mengintegrasikan keilmuan, keislaman, kemanusiaan dan keindonesiaan”.

Proses penetapan visi, misi, tujuan, dan sasaran Jurusan Pendidikan Agama Islam dilakukan melalui rapat program studi yang merupakan kajian mendalam terhadap berbagai peluang dan tantangan yang dihadapi melalui diskusi intensif yang melibatkan civitas akademika Jurusan Pendidikan Agama Islam Indonesia yang terdiri dari pimpinan fakultas, para profesor di lingkungan fakultas, para dosen, ketua BEM Jurusan PAI sebagai perwakilan mahasiswa, stakeholders dan user yang terdiri dari perwakilan dari Direktur MAPENDA Depag RI, Departemen Agama DKI, para pakar pendidikan di luar kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kepala Madrasah dan Sekolah, orang tua mahasiswa dan alumni yang kemudian ditetapkan oleh Senat Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.

Dan pada akhir tahun 2010 visi, misi, tujuan dan kompetensi lulusan jurusan PAI telah direview kembali bersamaan dengan review struktur kurikulum pada tanggal 14 April 2011 yang recananya akan disahkan oleh Senat Fakultas pada bulan Juli. Pengkajian ulang tersebut didasarkan oleh hasil review kurikulum oleh tim review kurikulum dari Melbourne University tahun 2011, hasil penelitian yang dilakukan oleh tim jurusan PAI tentang kompetensi mahasiswa jurusan PAI, masukan dari kepala sekolah dan madrasah yang menjadi tempat praktek profesi keguruan terpadu (PPKT), direktur PAIS dan direktur Madrasah Kemenag RI, para alumni dan tuntutan UUD No. 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen yang menuntut calon guru memiliki empat kompetensi sehingga menjadi calon guru yang profesional serta kebutuhan sekolah dan madrash unggulan di wilayah JABODETABEK.

Secara eksternal, Jurusan PAI dihadapkan pada tantangan mengenai masih rendahnya sumber daya manusia (SDM) terutama guru agama Islam di madrasah dan sekolah. Dari keempat kompetensi yang dimiliki guru berdasarkan UU No. 14 Tahun 2005 yang paling lemah adalah kompetensi pedagogis kemudian kompetensi profesional, personal dan sosial sebagaimana hasil penelitian Prof. Dr. Rusmin Tumanggor, MA dkk., tentang kompetensi guru PAI di Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah di Propinsi DKI Jakarta diketahuai kompetensi pedagogis guru PAI mendapatkan nilai 6 jika diukur dengan skala 1-10 dan kompetensi profesional rata-rata guru mendapatkan nilai 7 jika diukur dengan skala 1-10. (Rusmin Tumanggor: 2005).

Di sisi lain, dari aspek peluang, transformasi IAIN menjadi UIN dari aspek paradigma maupun kelembagaan merupakan peluang Jurusan PAI untuk meningkatkan kualitas alumninya. Di samping itu, Program Sertifikasi dan meningkatnya anggaran pemerintah di sektor pendidikan merupakan peluang yang perlu segera direspon Jurusan PAI untuk mewujudkan guru agama Islam yang kompeten dan berkualitas sesuai dengan tuntutan UUD No. 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen. Sementara itu, secara internal Jurusan PAI mempunyai kekuatan dan kelemahan yang menjadi pertimbangan dalam merumuskan visi Jurusan. Di antara kekuatan Jurusan PAI adalah sebagai salah satu Jurusan paling tua di lingkungan PTAI, terakreditasi A dari BAN-PT, 69,23 % dosen bergelar Doktor (S3), 41,02 % dosen bergelar akademik Guru Besar, input calon mahasiswa yang selektif dan kompetitif dengan perbandingan persaingan mahasiswa baru rata-rata tiap tahun 1 banding 7, dan terletak di pusat kota Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Sementara itu, di antara kelemahan Jurusan PAI adalah terbatasnya lahan untuk pengembangan ruang.

Visi

Visi Jurusan PAI adalah “ Menjadi center of excelence dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengembangan Pendidikan Agama Islam pada tahun 2021”

Misi

Berdasarkan visi tersebut, Jurusan atau Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengemban misi :

  1. Menyelenggarakan pendidikan akademik dan profesional yang inovatif dan efektif dalam bidang Pendidikan Agama Islam.
  2. Melaksanakan penelitian yang inovatif dalam bidang pendidikan dan keislaman.
  3. Mengembangkan keilmuan bidang Pendidikan Agama Islam melalui kegiatan akademik.
  4. Menyebarluaskan hasil kajian keilmuan bidang Pendidikan Agama Islam.

Tujuan

Dalam rangka mengemban misi tersebut, Jurusan atau Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bertujuan :

  • Menghasilkan tenaga pendidik Pendidikan Agama Islam yang profesional.
  • Menghasilkan pemikir Pendidikan Agama Islam yang produktif dan kompetitif.
  • Menghasilkan karya akademik yang berstandar nasional dan internasional.
  • Memberikan kontribusi pemikiran pada pengembangan Pendidikan Agama Islam.
  • Menghasilkan karya penelitian yang menjadi referensi dalam bidang pendidikan.
  • Menghasilkan kajian keilmuan yang memberikan pengaruh pada wacana dan praktek Pendidikan Agama Islam.

Sasaran Mutu Jurusan PAI

  • Terselenggaranya proses pembelajaran/perkuliahan berkualitas mencakup isi, proses, sarana, sumber belajar, evaluasi, dan program tindak lanjut.
  • Terselenggaranya proses bimbingan dan pendampingan pada mahasiswa mencakup proses dan hasil belajar, penulisan karya ilmiah dan skripsi, karir, dan kepribadian.
  • Meningkatnya kualitas dan karir dosen dalam bidang pendidikan dan pembelajaran, penelitian, pengabdian pada masyarakat dan penguasaan teknologi informasi dan pembelajaran (e-learning).
  • Layanan prima kepada internal dan eksternal stakeholders.
  • Terjaminnya ketepatan waktu studi mahasiswa antara sembilan semester sampai sebelas semester.
  • Meningkatnya kualitas lulusan baik hard skill maupun soft skill dan tersalurkannya ke dunia kerja.
  • Terbangunnya jaringan kerjasama antara jurusan dan sekolah/madrasah, instansi pemerintah, alumni dan lembaga-lembaga yang relevan dengan program jurusan, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Strategi

Untuk mencapai sasaran tersebut, strategi yang ditempuh Jurusan PAI adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan stimulan kepada para dosen untuk melakukan kegiatan penelitian kependidikan Islam setiap tahun tepatnya diumumkan pengiriman proposal pada bulan Maret oleh fakultas dan ditindaklanjuti oleh jurusan, dan membangun kerjasama dengan berbagai pihak dalam bidang penelitian seperti Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Lembaga Penelitian UIN dan lemaba-lembaga di luar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
  2. Mewajibkan seluruh dosen menyiapkan silabus, SAP, hand out (bahan ajar), dan mencatat proses perkuliahan dalam jurnal kuliah (berdasarkan standar ISO).
  3. Mengoptimalkan fungsi dosen Penasehat Akademik (PA); menerbitkan buku panduan dosen PA. Untuk kepentingan pelaksanaan yang maksimal setiap semester fakultas menyertakan pedoman dosen penasehat akademik ketika mengirim surat permohonan mengajar dan ditindaklanjuti jurusan dalam rapat sebelum perkuliahan dimulai.
  4. Membangun budaya mutu pelayanan di lingkungan dosen dan karyawan melalui Quality Assurance (QA) / Penjaminan mutu berdasarkan ketentuan standar ISO.
  5. Membangun budaya ilmiah di lingkungan dosen PAI dengan melakukan diskusi berkala setiap bulan.
  6. Meningkatkan bimbingan dan monitoring studi mahasiswa melalui dosen PA, pencermatan perkembangan studi mahasiswa melalui sistem Informasi Akademik (Simak) dan Academic Information System (AIS).
  7. Melengkapi fasilitas, sarana prasarana dan sumber belajar (hotspot area, LCD, buku-buku, jurnal, e-book, dan e-jurnal). Memberikan informasi peluang-peluang kerja bagi mahasiswa dan lulusan PAI.
  8. Membangun kerjasama antara jurusan dengan sekolah/madrasah, instansi pemerintah, alumni dan lembaga-lembaga yang relevan dengan jurusan khususnya dalam bentuk pendampingan madrasah.
  9. Mempublikasikan hasil penelitian kependidikan Islam melalui jurnal akademik dan forum-forum ilmiah seperti seminar, lokakarya, dan workshop
  10. Mengadakan workshop peningkatan kualitas akademik dosen seperti pembelajaran aktif, evaluasi pembelajaran, metodologi penelitian dan IT.
  11. Mengadakan pelatihan komputer bagi mahasiswa melalui Laboratorium FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
  12. Menciptakan budaya akademik dan ilmiah di lingkungan mahasiswa dengan mengadakan kajian diskusi kelompok mahasiswa di luar jam perkuliahan.

Berita Terkini

Data Lulusan

 

Headline

Informasi SPMB

 

Tips Menarik

Tips Meraih Sukses Studi di Masa Depan

Tips Meraih Sukses Studi di Masa Depan

Oleh Muhbib Abdul Wahab

Sukses dalam hidup maupun dalam studi itu adalah pilihan. Anda yang memilih: mau sukses atau tidak. Karena itu, sejak awal menapaki bangku perkuliahan pilihlah jalan yang mengantarkan kepada kesuksesan dalam studi Anda. Berikut ini adalah tips meraih sukses studi di kampus tercinta ini.

1. Syukuri dengan sepenuh hati bahwa Anda telah diterima dan resmi menjadi mahasiswa UIN Jakarta. Ada baiknya kelulusan Anda sebagai mahasiswa UIN dimanifestasikan dengan sujud syukur.

2. Bulatkan tekad dan niat yang kuat bahwa Anda berada di kampus ini mengemban tujuan mulia: meraih sukses studi dan prestasi tinggi. Jangan pernah berpikir bahwa status Anda sebagai mahasiswa UIN ini dijadikan sebagai momentum untuk berhura-hura dan berbangga-bangga.

3. Targetkan banyak di awal masa studi ini, seperti: target berapa tahun Anda menyelesaikan studi (idealnya: 4 sampai 4,5 tahun), target perolehan IP (Indeks Prestasi), target menyelesaikan pembacaan buku, pengumpulan informasi melalui internet, target penguasaan bahasa asing.

4. Pahami dengan baik buku pedoman akademik UIN berikut prosedur layanan akademik, administrasi, dan kemahasiswaan yang menjadi hak Anda.

5. Patuhi tata tertib perkuliahan, kode etika mahasiswa, dan tata busana kampus yang Islami. Pastikan bahwa Anda berpenampilan sebagai mahasiswa Islam yang harus mampu menjadi teladan bagi yang lain.

6. Katakan pada diri Anda untuk TIDAK PERNAH MENCINTAI NARKOBA, MIRAS, ROKOK, dan aneka yang dilarang oleh syariat Islam.

7. Ikutilah perkuliahan dengan sungguh-sungguh, disiplin, tekun, kreatif, dan konstruktif. Jangan pernah berpikir “bolos kuliah hanya karena merasa jumlah presensi Anda sudah cukup untuk bisa ikut UAS (Ujian Akhir Semester).

8. Ikuti pula kegiatan-kegiatan kemahasiswaan dan akademik lainnya yang diselenggarakan oleh Fakultas, Jurusan, HMJ, Senat Mahasiswa Fakultas, UKM, dan sebagainya.

9. Isi hari-hari perkuliahan dengan mengembangkan keterampilan yang mendukung studi Anda, seperti keterampilan mengoperasikan aplikasi computer, keterampilan berbahasa asing, keterampilan berkomunikasi (public speaking), keterampilan jurnalistik, keterampilan tilawah al-Qur’an bi an-nagham, seni tari, music, dan sebagainya.

10. Perbanyak teman dan kembangkan jaringan (networking) sosial-intelektual yang dapat mengasah, menajamkan, dan membuka cakrawala keilmuan dan pengalaman nyata bagi masa depan kehidupan Anda. Hal ini, antara lain, dapat dilakukan dengan aktif di organisasi intra maupun ekstra kampus.

11. Tentukan manajemen waktu Anda dengan sebaik dan seproduktif mungkin. Kalau bisa, usahakan 24 jam sehari itu dibagi 4; sehingga menjadi: 6 jam untuk istirahat/tidur; 6 jam untuk mengikuti perkuliahan di kampus; 6 jam untuk riset (membaca buku di rumah/kost/perpustakaan/internet; menulis makalah), 6 jam untuk ibadah dan lain-lain (urusan personal, refreshing, olah raga, penyaluran hobi, berorganisasi, dsb.).

12. Tanamkan pada diri Anda bahwa studi di UIN ini adalah amanah orang tua, amanah masyarakat dan bangsa, sehingga Anda merasa malu jika tidak selesai tepat waktu, tidak lulus dengan prestasi yang memuaskan.

13. Pupuklah benih-benih prestasi dan ikhtiar Anda dengan banyak melakukan shalat malam (tahajjud) dan shalat dhuha. Di waktu yang sangat mustajab itu, berdoalah selalu kepada Allah SWT agar orang tua Anda senantiasa diampuni dosanya oleh Allah, diberikan kesehatan prima, dan agar Anda diberikan kemudahan, kesuksesan dan keberkahan dalam menjalani studi ini.

14. Jalin terus komunikasi qalbi (dari hati ke hati) dan konsultasi dengan orang tua, dosen-dosen, guru-guru Anda, serta jangan lupa minta didoakan agar Anda sukses studi. Khusus kepada orang tua (jika masih hidup), mintalah secara rutin untuk didoakan. Ingatlah sabda Nabi Saw., bahwa doa orang tua itu seperti doa Nabi kepada umatnya. Ada tiga jenis doa yang tidak akan ditolak (oleh Allah), yaitu: doa orang yang dizhalimi, doa orang tua kepada anaknya, dan doa orang berpuasa.

15. Evaluasi terus-menerus perjalanan atau perkembangan studi Anda, sehingga Anda bisa melakukan perbaikan atau peningkatan berkelanjutan (continous improvement). Muhasabah ini menjadi sangat penting karena Anda senantiasa dapat belajar dari pengalaman, belajar dari kenyataan, belajar dari orang lain, dan belajar dari diri sendiri.

16. Kata kunci dari semua itu adalah bahwa Anda perlu memiliki 7 pikiran sukses (seven success minds): (1) Disiplin (waktu, ibadah, kuliah, baca, ilmu, dst), (2) Usaha (kerja keras, cerdas, tuntas, dan berkualitas), 3) iman (komitmen dan tekad kuat sukses dan berprestasi, menghargai waktu, menghargai pendapat, dst.), 4) Taqwa (integritas moral, kesalehan, ketekunan, kesabaran, kejujuran, dst.), 5) Amal (aktivitas positif, investasi ilmu dan karya), 6) Kreativitas (ide-ide kreatif, produk keilmuan, karya nyata, temuan-temuan jenius, dan 7) Urgensi (berpikir dan bertindak atas dasar nilai kemanfaatan dan kemaslahatan).

Mudah-mudahan tips tersebut bisa dicoba dan diaktualisasikan. Kami tentu turut berbahagia jika Anda sukses dan berprestasi dalam studi di kampus tercinta.

Salam sukses penuh prestasi

Jakarta, 5 Maret 2012

Salam sukses dari Pudek Bidang Kemahasiswaan FITK